Situs Web Kepustakaan

Tokoh Perfilman Indonesia

Hasil Kerjasama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dengan Sinematek Indonesia

Imam Tantowi

Biografi

 

 

BERANDA BIOGRAFI SKENARIO FILM FOTO ARTIKEL KOMENTAR PENGHARGAAN

Imam Tantowi Lahir di Tegal, 13 Agustus 1946. pendidikan : Fakultas Hukum Universitas Cokroaminoto, Tegal. Telah giat dalam sandiwara (1966-1969), sebagai pemain dan sutradara. Yang pernah kerja sebagai pembuat poster ini lalu ke Jakarta. Mendapat kesempatan di film Biarkan Musim Berganti (1971), sebagai dekorator. Lalu pegang jabatan lain, penata artistik dalam Si Rano (1973). Mulai jadi asisten sutradara dalam Tukang Kawin (1977), dan menulis skenario Dang Ding Dong (1978). Sejak Pasukan Berani Mati (1982) jadi sutradara. Meraih Citra sebagai penulis cerita untuk Si Badung pada FFI 1989, dan sutradara terbaik FFI 1991 dalam Soerabaia '45. Melangkah ke sinetron melalui Madu, Racun dan Anak Singkong (1994). Tapi baru sekedar dicalonkan sebagai penulis cerita asli drama pada FSI 1994. Setahun kemudian menggaet gelar penulis cerita terbaik dalam Jejak Sang Guru (FSI 1995). Pada FSI 1996 merebut 2 piala sekaligus, sebagai penulis cerita dan penyusun skenario Suami-suami Takut Istri. Pada 1996-1997 menyutradarai film layar lebar Fatahillah, bersama Chaerul Umam. Film kolosal itu juga disinetronkan. Banyak karyanya yang kolosal, film Saur Sepuh maupun sinetron Kaca Benggala, misalnya.

Filmografi : Biarkan Musin Berganti (1971), Bing Slamet Setan Jalanan (1972), Bing Slamet Dukun Palsu, Si Rano, Ambisi (1973), Ateng Minta Kawin, Ateng Raja Penyamun, Bing Slamet Koboi Cengeng, Sayangilah Daku (1974), Selalu Di Hatiku, Tiga Sekawan, Ateng Kaya Mendadak, Ateng Mata Keranjang (1975), Boss Bagio Dalam Gembong Ibukota, Ateng The Godfather, Ateng Sok Tahu (1976), Inem Pelayan Sexy II, Karminem, Ateng Pendekar Aneh, Ateng Bikin Pusing (1977), Dang Ding Dong, Primitif (1978), Anna Maria, Si Boneka Kayu, Pinokio, Ira Maya dan Kakek Ateng, Wanita Segala Zaman (1979), Nakalnya Anak-Anak, Aduh-Aduh Mana Tahan, Pengabdi Setan, Aladin dan Lampu Wasiat (1980), Ira Maya Putri Cinderella, Srigala, Kejamnya Ibu Tiri Tak Sekejam Ibu Kota, Ratu Ilmu Hitam, Jaka Sembung Sang Penakluk (1981), Pasukan Berani Mati, Lebak Membara (1982), Jaka Gledek, Jaka Sembung Dan Bajing Ireng, Golok Setan (1983), Dia Sang penakluk (1984), Tertembaknya Seorang Residivis, Preman, Komando Samber Nyawa, Carok (1985), Tujuh Manusia Harimau, Cinta Sepenggal Dusta, Balada Cewek Jagoan, Menumpas Teroris (1986), Kelabang Seribu, Mandala Dari Sungai Ular, Malaikat Bayangan, Siluman Srigala Putih, Pelet (1987), Saur Sepuh I, Ngipri Monyet, Lukisan Berlumur Darah, Pendekar Kesatria, Manusia Penunggu Jenazah, Saur Sepuh II (1988), Pembalasan Si Mata Elang, Si Badung, Buronan (Gembong Wulung), Saur Sepuh III (1989), Soerabaia '45, Balada Cinta, Si Jalu, Prabu Anglingdarma (1990), Saur Sepuh IV, Lima Harimau Nusantara (1991), Fatahillah (1997), Ketika Cinta Bertasbih I dan II (2009)

Sinetron : Madu, Racun dan Anak Singkong, Mentari di Sedayu (1994), Kaca Benggala, Singgasana Bramakumbara, Jejak Sang Guru (1995), Suami-suami Takut Isteri (1996), Fatahillah (1996-1997).